Download File PROFIL

PROFIL BLKI SAMARINDA

Sejarah Balai Latihan kerja Samarinda yang selanjutnya disebut BLK Samarinda adalah Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) di bidang latihan kerja industri yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas. BLK Samarinda memiliki wilayah kerja di Empat Propinsi yang diantaranya adalah Propinsi Kalimantan Timur, Propinsi Kalimantan Barat, Propinsi Kalimantan Selatan, dan Propinsi Kalimantan Tengah. Adapun dasar hukum pendirian Balai Latihan Kerja yang selanjutnya disebut BLK, yaitu Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. Nomor: PER.06/MEN/III/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi tanggal 15 Maret 2006, yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor : PER.16/MEN/VII/2007 tanggal 09 Juli 2007, dan selanjutnya dirubah dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor : PER.07/MEN/IV/2011 tanggal 29 April 2011. Sejak berdirinya BLK Samarinda hingga saat ini telah mengalami beberapa kali perubahan nomenklatur mengikuti perkembangan dunia kerja dan kebutuhan pelatihan. Adapun perubahan tersebut adalah sebagai berikut : Tahun 1976-1980 (Pusat Latihan Kejuruan Industri dan Manajemen Kehutanan atau PLKIMK); Tahun 1981-1989 (Balai Latihan Kerja Industri atau BLKI); Tahun 1990-1995 (Balai Latihan Kerja atau BLK); Tahun 1995-2015 (Balai Latihan Kerja Industri atau BLKI). Tahun 2015 - Sekarang (Balai Latihan Kerja atau BLK) Adapun maksud dan tujuan didirikannya BLK adalah untuk (1) menghasilkan tenaga kerja Indonesia terutama karyawan industri, dan para pencari kerja yang berkualitas dan kompetitif melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan penempatan tenaga kerja; (2) Mewujudkan kemandirian institusi dalam pengelolaan sumberdaya pelatihan secara Profesional dan Transparan. BLK mempunyai tugas pokok melaksanakan program Pelatihan Tenaga Kerja, Uji Coba Program Pelatihan, Uji Kompetensi, serta Pemberdayaan Lembaga Pelatihan dibidang industri. Dalam melaksanakan tugasnya tersebut BLK Samarinda memiliki fungsi sebagai berikut : 1. Penyusunan rencana, program dan anggaran, evaluasi dan pelaporan; 2. Pelaksanaan pelatihan tenaga kerja; 3. Pelaksanaan uji coba program pelatihan dan uji kompetensi tenaga kerja; 4. Pelaksanaan evaluasi program pelatihan kerja, pemasaran, uji kompetensi, kerjasama kelembagaan dan penyusunan laporan; 5. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.